Hadir di PKKMB Kampus 5, Dirhutala Unesa Imbau Maba Patuh Hukum
Kampus 5 Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) pada Kamis, 21 Agustus 2025. Pada hada hari ketiga, hadir salah satu narasumber penting. Adalah Direktur Hukum dan Ketatalaksanaan (Dirhutala) Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Sulaksono. Dia membawakan materi berjudul “Hukum di Sekitar Kita: Dari Dunia Nyata hingga Ruang Digital.
Sulaksono lantas menyambut para mahasiswa baru. “Selamat datang karena kalian bisa terpilih menjadi bagian dari Unesa. Kami keluarga besar Unesa menyampaikan selamat dan ikut berbangga,” katanya.
Sulaksono melanjutkan, dalam setiap kehidupan bermasyarakat ada hukum. Baik individu pun bermasyarakat. Bahkan ketika mahasiswa baru (maba) datang di Kampus 5.
“Kalian datang ke sini sudah ada hukum yang menyelimuti. Buktinya adalah kalian wajib mengikuti tata tertib saat PKKMB ini. Baik yang ditetapkan Unesa, pun lingkungan sekitar,” katanya.
Pria berkacamata itu menyebut, hukum adalah alat resmi negara untuk mengatur ketertiban dan menjaga hak dan kewajiban warga negara. Hukum pun menjadi arah tujuan untuk mengatur perilaku manusia. Yakni agar tidak bertentangan dengan norma hukum yang berlaku.
Sementara, di Indonesia sendiri, yang menjadi dasar hukum adalah Pancasila dan Undang-undang dasar (UUD) 1945. Pancasila digali dari jiwa-jiwa bangsa yang dikristalisasikan menjadi norma hukum positif dalam berbangsa dan bernegara. Pancasila tidak pernah berubah. Sementara, UUD yang menjadi batang tubuh telah berubah selama empat kali. Artinya konstitusi adalah dinamis dan berkembang mengikuti zaman. Di mana memenuhi kebutuhan kehidupan setiap bangsa.
“Pancasila dan UUD menjadi landasan hukum negara kita. Tujuannya adalah kesejahteraan rakyat. Jadi cara kita berinteraksi bersumber dari dua tadi,” katanya.
Lebih lanjut, pria asal Kediri itu lantas mengimbau maba agar bijak dalam bertindak dan berperilaku. Baik di dunia nyata dan digital. Pasalnya, mereka sudah memiliki kewajiban untuk menjaga nama baik almamater. Yaitu dengan tetap mengdepankan moral dan etika. Baik di dalam dan luar kampus.
“Mahasiswa unesa harus bermoral dan beretika. Jangan melanggar norma yang berlaku. Selain itu, menjalin hubungan baik dengan masyarakat. Nama Unesa ada di tangan kalian dan wajib dijaga nama baiknya,” katanya.
Sulaksono lalu membagikan tips agar tetap siaga saat bermedia sosial.
“Penduduk sekarang ada citizen dan netizen. Sebelum membagikan apapun, gunakan bahasa sopan dan lebih telitilah,” katanya menutup.
Share It On: